Apa Sih E-Commerce ? Apa Saja Misalnya?

Posted on

Berbagai bentuk dan strategi penjualan dipakai setiap perusahaan untuk memajukan pendapatan dan laba yang menjadi tujuannya. E-commerce (perdagangan elektro), yakni penyebaran, pembelian, pemasaran, ataupun pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektro seperti internet, www, atau jaringan komputer lainnya.

E-commerce di pelopori oleh amazon.com dan diasia oleh alibaba.com dua raksaksa e-commerce dunia.Kemajuan teknologi Informasi, jaringan internet semakin cepat, penggunaan internet khususnya melalui smartphone mengubah budaya masyarakat akan membeli. Belanja bukan lagi ke mall, pusat glosir, dan pasar, tetapi belanja yakni duduk dirumah, maikan smarhphone, pesan, bayar, tunggu produk dan jasa,

Perubahan budaya belanja mesti di tangkap oleh perusahaan sebagai bentuk gres pemasaran. Bentuk baru penjualan kini lebih diketahui dengan E-commerce. Untuk mengungguli persaingan E-Commerce setiap perusahan harus tercepat dan pionier biar tidak kalah, atau melaksanakan strategi fokus pada ceruk pasar (keutamaan khusus produk yang tidak dikuasai pemain besar).

Perusahaan E-Commerce yang menguasai Search Engine Optimization (SEO) memiliki arti juga menguasai pelanggan dan Pelanggan, artinya  juga menguasai penjuaalan, pemasukan, dan persaingan usaha.

BACA JUGA: Apa Sih ! Search Engine Optimization (SEO) di Website

E-Commerce Vs MarketPlace

Electronic commerce atau ecommerce yakni segala acara perdagangan yang dikerjakan melalui media elektro. Meskipun sarananya mencakup televisi dan telepon, sekarang ecommerce lebih sering terjadi melalui internet.
Beberapa Contoh E-commerce diantaranya pemasaran produk dan jasa melalui aplikasi diantaranya:
  • tiket.com, agoda.com aplikasi menjual tiket pesawat, bus, kereta juga pemesanan hotel
  • Pizza Hut, juga aplikasi berbasis aplikasi android dan ios untuk order makanan di KFC, Burger King, Mc Donald,s dan banyak yang lain.
  • Mobile Bangking untuk aplikasi perbangkan berbasis handphone. juga aplikasi bank berbasis web, untuk transaksi perbangkan baik untuk pembayaran, menabung, invetasi, dan kartu kredit.mirip: Klik BCA, E-Bangking Bank Mandiri
Oleh alasannya adalah pengertian tersebut, ada kesalahpahaman wacana ecommerce dan marketplace. Istilah ecommerce digunakan untuk mendeskripsikan semua transaksi yang menggunakan media elektronik.
Marketplace sendiri yaitu salah satu versi ecommerce, di mana dia berfungsi selaku mediator antara pedagang dan pembeli. Penjual yang berjualan di marketplace cuma perlu meladeni pembelian. Semua kegiatan lain mirip pengelolaan situs web telah diurus oleh platform tersebut.  Situs-situs mirip Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak adalah dua contoh marketplace.
Bagi kosnumen e-commerce membuat lebih mudah untuk menerima barang atau jasa yang dicarinya dengan cepat dan mudah, Tapi bagi pelaku usaha baik perusahaan maupun individu banyak manfaat yang didapatkanya  antara lain:

  1. Media penawaran khusus produk dan jasanya, juga nama perusahaannya,
  2. Menghemat Biaya, e-commerce meminimalkan ongkos tempat usaha, ongkos iklan alasannya mengunakan iklan digital dan yang lain.
  3. Informasi Cepat, penyampaian perihal promosi, harga dan layanan akan lebih singkat ke tangan konsumen.
  4. Transaksi Pembayaran Mudah, Cepat, dan Aman, banyak bank yang menjadi support e-commerce, juga mulai meningkat pembiayaan Virtual seperti OVO, GoPay, dan lainya
  5. Pelayanan Konsumen lebih Baik, 24 jam sehari, dan 7 hari sepekan e-commerce dapat melayani banyak konsumen dengan karyawan sedikit, daripada Departemen Store yang melayani selama buka mall, dengan karyawan yang banyak.
  6. Hubungan konsumen lebih baik, di e-commerce konsumen dapat menilai layanan, harga, dan kualitas dengan menuliskan di kolom penilaian, dan juga jikalau complain bisa langsung menuliskannya di fitur complain,
  7. Penempatan Produk secara Virtual, produk-produk dan jasa bisa ditampilkan di halaman-halaman klasifikasi dengan foto produk, spesifikasi produk dengan harganya. Dengan penempatan virtual akan banyak barang yang ditampilkan,
  8. Nyaman Berbisnis, tidak ada batasan lokasi, waktu, pelanggan, semua isu cepat dikirimkan dengan segera ke pelanggan, produsen dan bab gudang.

Jenis-jenis E-Commerce

E-commerce bukan hanya dilakukan oleh perusahaan (penjual) ke pelanggan  (pembeli) saja, tapi  dijalankan dengan berbagai kalangan bisnis ialah:
  • Business to business (B2B), e-commerce yang dilaksanakan antar perusahaan tanpa melibatkan proses penjualan kepada pelanggan: mirip: Garuda Indonesia (www.garuda-indonesia.com), Indonetwork(http://indonetwork.co.id)
  • Business to consumer (B2C), ecommerce ini, suatu perusahaan memasarkan produk atau jasa terhadap konsumen. Pada biasanya, pelanggan dalam ecommerce B2C hanya mengecer. Jika anda pernah berbelanja dari sebuah toko online, kegiatan tersebut termasuk dalam golongan ini. misalnya: Shopee.com dan Bukalapak.com
  • Consumer to consumer (C2C), Menjual barang bekas ke orang lain yang membutuhkannya lewat internet? Aktivitas tersebut termasuk dalam ecommerce jenis ini. Dengan kata lain, C2C yaitu transaksi online antara dua individu.Consumer to consumer contonya: OLX.comKaskus.com
  • Consumer to business (C2B), e-commerce C2B yaitu skenario di mana seseorang menjual produk atau layanan kepada suatu perusahaan. Seorang graphic designer, contohnya, menawarkan dan memasarkan logo buatannya kepada sebuah bisnis masakan.misalnya: freelancer.com dan i-stock.com
Siapakah E-Commerce yang terbesar dalam hal penunjung, Berdasarkan studi Cuponation, Tokopedia memuncaki daftar e-commerce terpopuler di Tanah Air. Sepanjang 2019, platform belanja online berlogo burung hantu itu dikunjungi sebanyak 1,2 miliar kali. Rinciannya, 863,1 juta melalui web mobile (72,35 persen) dan 329,8 juta lewat desktop (27,65 persen).
Di peringkat kedua ada Shopee yang menggeser Bukalapak. Jumlah kunjungan Shopee pada tahun kemudian meraih 837,1 juta melampaui Bukalapak sebesar 823,5 juta.
Berikut daftar 10 e-commerce terpopuler di Indonesia:

1. Tokopedia (1,2 miliar)
2. Shopee (837 juta)
3. Bukalapak (823 juta)
4. Lazada (445 juta)
5. Blibli (353 juta)
6. JD ID (105 juta)
7. Orami (89 juta)
8. Bhinneka (63 juta)
9. Sociolla (51 juta)
10. Zalora (45 juta)

Bagaimana pertumbuhan dan kesempatan E-commerce 2020 mampu di tonton Tayangan CNBC dibawah ini, Ternyata Indonesia yaitu negara yang kemajuan E-commrce paling besar di Asia.
Mengetahui E-commerce dan cara kerjanya individual seperti kita mampu di manfaatkan sebagai salah satu sumber penghasilan dan juga wawasan,